ٱلَّذِى خَلَقَ ٱلْمَوْتَ وَٱلْحَيَوٰةَ لِيَبْلُوَكُمْ أَيُّكُمْ أَحْسَنُ عَمَلًا ۚ وَهُوَ ٱلْعَزِيزُ ٱلْغَفُورُ
Terjemah per kata:
yang = ٱلَّذِى
menciptakan = خَلَقَ
maut = ٱلْمَوْتَ
dan = وَ
hidup = ٱلْحَيَوٰةَ
menguji = لِيَبْلُوَ
kalian = كُمْ
siapa diantara = أَيُّ
kalian = كُمْ
paling baik = أَحْسَنُ
amalan = عَمَلًا
dan = وَ
Dia = هُوَ
Maha perkasa = ٱلْعَزِيزُ
Maha pengampun = ٱلْغَفُورُ
Hikmah ayat ini:
- Pada ayat ini disebut maut dulu baru hidup, tujuannya adalah memberi peringatan bahwa hidup ini tidaklah berhenti di dunia. Pertinggilah mutu amalan diri!!
- Dengan menonjolkan sifat Al Aziz (perkasa) dulu, bahwa Allah SWT tidak boleh dimain-mainkan. Beramal dengan sungguh-sungguh dan hati-hati. Meskipun demikian, Allah Maha Pengampun atas kesalahan yang tidak disengaja.

