our little countdown

Daisypath Wedding tickers

our baby's counting down

Lilypie Pregnancy tickers

Saturday, April 24, 2010

Perusak mesin tiket trolley bus

Bulan Maret yang dingin...dengan suhu minus..dikala negara-negara Eropa Barat sudah memasuki musim semi dan bebas dari salju...sedangkan Russia masih dengan kebekuan dan saljunya yang seakan-akan permanen dan tidak ingin pergi.

Aku pergi ditemani oleh salah seorang temanku - Dewi, menuju kantor Alamin Travel di daerah Ломоносовский Просрект (red: lomonosovskii prospek), untuk membeli tiket pesawat terbang Moscow - Jakarta. Udara masih dingin sekali, aku berangkat menggunakan trolley bus dari stasiun юго-западная (red: yugo zapadnaya) dan bertemu dengan Dewi di dalam trolley bus pada stasiun миклухо-маклая (red: miklukho maklaya). Semua berjalan lancar, sampai kemudian kami berganti trolley bus berikutnya.

Sebelum naik trolley bus yang kedua, Dewi memberikan pilihan antara naik trolley bus lagi atau jalan kaki sampai ke tujuan , mengingat lokasi kantor yang hanya berjarak 1 stasiun. Namun karena udara yang dingin sekali, dan kurang yakin dengan jarak yang akan ditempuh, akhirnya kita memilih untuk naik trolley bus.

Pintu trolley bus terbuka, kami pun masuk ke dalamnya. Semua berjalan lancar, Dewi memasukkan tiket ke mesin tiket, sampai tiba giliranku...tragedi pun dimulai :(

Ketika aku memasukkan tiketku ke dalam mesin, si mesin mengeluarkan suara keras dan menolak tiketku. Padahal trolley bus sudah mulai melaju dan aku masih belum bisa masuk ke dalam ruang penumpang, aku mencobanya sekali lagi dan lagi-lagi si mesin menolaknya. Wah, ternyata tiketku agak basah karena aku taruh ke dalam kantongku yang berisi tissue basah :( sehingga tiket ikut basah dan menyebabkan si mesin menolaknya. Akhirnya, aku mengetuk pintu kaca sang sopir trolley bus. Sopir trolley bus pun menghentikan kendaraannya. Berbasa-basi akumengatakan ke sopir wanita itu " почему мой билет не работает? (kenapa tiketku tidak bekerja?)". Sang sopir pun memperhatikan tiketku dan mengatakan, " ваш билет влажные, поэтому прибор не работает. (tiket kamu basah sehingga mesin tidak bekerja)"

Sang sopir kembali melajukan kendaraannya tanpa mengetahui bahwa aku tidak punya tiket lain. Kembali aku ketuk pintu kaca sang sopir, "можно купить 1 билет?(boleh saya beli 1 tiket?)", sambil menyerahkan sejumlah uang (26 rubel). Sang sopir pun melakukan transaksi tiket denganku sambil lagi-lagi menghentikan laju kendaraannya.

Senang dengan tiket yang aku punya, segera aku memasukkan tiketku ke dalam mesin tiket. Ternyata, si mesin tiket masih juga menolaknya, aku mencobanya berkali-kali, tetap tidak bisa. Sampai ada seorang Bapak yang duduk paling depan, mencoba menggunakan kartu langganannya untuk menolong aku agar segera keluar dari masalah mesin tiket ini, huufff..tapi tetap saja, bahkan kartu si Bapak juga ditolaknya. Sekian kali kami mencobanya, akhirnya lagi-lagi aku harus mengetuk sang sopir yang mulai kesal. Dia memberhentikan kendaraannya dan keluar dari ruangan sopir untuk memperbaiki si mesin. Ternyata dia pun gagal, dan harus me-restart ulang mesin tiket dengan cara mematikan mesin kendaraan secara total. Huuuffff, aku hanya bisa pura-pura tenang, padahal aku juga sudah mulai malu menjadi tontonan seluruh penumpang trolley bus. Setelah mesin kendaraan dinyalakan kembali, mesin tiket berjalan dengan normal kembali dan aku berhasil masuk :) :)

Namun, ketika aku berjalan masuk ke bagian kursi-kursi penumpang, pengumuman terdengar bahwa bus memasuki stasiun pertama. Owalaaahh...dan aku segera berjalan ke arah pintu keluar tanpa sedikit pun merasakan perjalanan dengan trolley bus tersebut. Hhhh....tau gitu mah, nggak usah deh pake naik trolley bus...naik malah cuma untuk ngerusakkin mesin tiket :P

No comments:

Post a Comment